Tips Menarik Perhatian Konsumen Dengan Emoji Untuk Menambah Keuntungan

smileyApa Anda tahu kalau kamus Oxford menetapkan “emoji” sebagai kata terbaik sepanjang tahun 2015? Atau sebanyak 92% populasi manusia dalam dunia online menggunakan berbagai macam emoji?

Akhir-akhir ini emoji bukan hanya menjadi ikon digital yang kita gunakan dalam pesan singkat dan chat untuk berkomunikasi setiap harinya. Emoji sudah menjadi bagian penting tentang bagaimana merek-merek terkenal seperti Bud Light dan Apple gunakan untuk berkomunikasi dengan kita. Faktanya, merek yang menggunakan emoji mengalami kenaikan jumlah penggunaan oleh konsumen.

Perusahaan marketing bernama Signal mengumpulkan statistik demi statistik yang di dalamnya termasuk hasil dari penelitian yang menunjukkan kalau emoji memiliki dampak yang besar terhadap suatu merek dan para konsumen. Jumlah tersebut dapat membuat Anda tertarik, memberi Anda pengetahuan baru, dan mengejutkan Anda.

Ketika banyak orang percaya bahwa kata “emoji” berasal dari bahasa Inggris “emotion”, hal tersebut sepenuhnya salah, karena “emoji” diambil dari bahasa Jepang yang jika diartikan ke bahasa Inggris berbunyi “picture character”.

Tahukah Anda kalau ada hari emoji sedunia? Ya, hari tersebut jatuh pada tanggal 17 Juli setiap tahunnya. Tahun lalu, 2015, hashtag #WorldEmojiDay telah digunakan sebanyak 309.571 kali pada hari emoji sedunia. Fakta unik, hari emoji sedunia terinspirasi dari salah satu emoji kalender yang menunjukkan tanggal 17 Juli.

Penggunaan emoji akhir-akhir ini semakin ‘meledak’ dan sekarang symbol-simbol yang populer ini sudah berkembang menjadi bagian dari bahasa konsumen. Hal tersebut terjadi karena sebanyak 92% dari populasi manusia yang menggunakan internet pernah atau sering menggunakan emoji. Bahkan, 70% emoji yang ada dapat membantu Anda mengekspresikan diri Anda lebih baik dari sekedar kata-kata dan dapat lebih muda dimengerti pula oleh ‘lawan bicara’ Anda.

Selain itu, satu per dua post di media sosial Instagram menggunakan emoji. Sebanyak 6 triliun emoji dikirimkan lewat pesan singkat di ponsel setiap harinya di seluruh dunia.

  1. Bukan hanya konsumen yang menggunakan emoji, merek-merek juga menggunakan emoji. Penggunaan emoji oleh merek-merek telah meningkat secara drastis yaitu sebanyak 777% sejak bulan Januari 2015. Memasukkan emoji ke dalam pesan yang mengandung nilai marketing telah meningkat sebanyak 20% dari bulan ke bulan sejak awal tahun 2016.
  2. Pada Juli 2014, Bud Light, sebuah merek, menggunakan emoji-emoji saja untuk membuat sebuah kicauan yang sangat kreatif di akun Twitter-nya. Kicauan tersebut pun mendapatkan lebih dari 146.000 retweet.
  3. Februari 2015, Saturday Night Live (SNL) merayakan ulang tahunnya yang ke-40 tahun dengan membuat emoji baru (custom emojis).
  4. Maret 2015, Burger King menciptakan emoji baru yaitu emoji ayam goreng untuk merayakan menu baru yang mereka jual.
  5. Mei 2015, Anda dapat memesan Pizza hanya dengan mengirimkan pesan singkat dengan emoji pizza ke Domino’s Pizza. Bahkan, emoji Pizza digunakan 4 kali lebih banyak dari pada pesan, “Easy order!”
  6. Agustus 2015, McDonald’s membuat emoji menjadi ‘hidup’ dalam video iklan yang singkat.
  7. Oktober 2015, Taco bell megadakan kampanye untuk emoji Taco.
  8. Juni 2016, Apple melobi untuk menghilangkan emoji senjata api laras panjang karena kekerasan menggunakan senjata api yang akhir-akhir ini semakin marak dan menggantinya dengan emoji bergambar pistol air.

Merek yang menggunakan emoji dan menggunakannya dengan baik mendapatkan kesempatan lebih besar untuk medekatkan diri dengan konsumennya dengan menggunakan bentuk baru dari bahasa yang beresonasi dengan konsumennya.

  1. Bagaimana caranya emoji dapat membuat konsumen merasa lebih dekat dengan suatu merek?

Sebuah iklan yang menggunakan emoji memiliki tingkat “klik” yang lebih besar, sebanyak 20 kali lebih besar ketimbang industri standar yang tidak menggunakan emoji. Bahkan, sebuah kicauan di Twitter yang menggunakan emoji dapat menarik perhatian 24,5% lebih banyak dari kicauan yang tidak menggunakan emoji sama sekali.

  1. Berhubungan dengan konsumen

Kampanye yang memiliki konten yang lebih emosional juga terbukti lebih baik, malahan dua kali lebih baik dari kampanye yang memiliki isi lebih rasional. Emoji mengaktifkan bagian yang sama di otak yaitu bagian emosional.

  1. Mengerti konsumen

Emoji adalah sumber dari data-data berharga yang membantu sebuah merek untuk mengerti konsumennya dengan lebih baik dan mengetahui apa yang mereka rasakan tentang suatu iklan.

Kenapa konsumen merespon suatu iklan dengan emoji yang positif? Sebanyak 79% karena relevan dengan mereka, 70% karena memberikan mereka informasi-informasi baru, 70% karena merasa penting bagi mereka, 65% merasa iklan tersebut menarik, 65% suka memberikan opini mereka, dan 65% karena berbeda dengan iklan lain.

Oleh sebab itu disarankan bagi anda yang ingin melakukan investasi online jangka pendek menghasilkan penghasilan tambahan yang merupakan cara mudah dapat uang halal, ada baiknya untuk mencari perusahaan investasi online yang baik dan tepat. Jangan hanya termakan oleh iklan saja.

This entry was posted in Tips.